indikator moving average

Pengertian, Fungsi, dan Cara Menggunakan Moving Average

Info Terkini

Membahas mengenai analisa forex selalu erat hubungannya dengan Moving Average atau MA. Penah mendengar apa itu MA? Ulasan kali ini akan membahas mengenai pengertian, fungsi, serta cara menggunakan MA. Mungkin sebagian dari anda sudah tidak asing dengan MA. MA selalu erat hubungannya dengan analisa forex karena tiga fungsi utama dari MA memang untuk menjalankan analisa forex.

Apa pengertian dari MA? MA bisa dikenal dengan beberapa istilah lain seperti rata – rata bergulir. MA juga dikenal sebagai alat atau tools untuk analisa forex. MA dalam melakukan analisa forex memanfaatkan sebuah metode yang cukup terkenal. Metode tersebut dikenal dengan metode teknikal yang digunakan juga sangat populer di dunia. MA termasuk sebuah indikator dengan sebutan lagging. Indikator ini didapatkan melalui harga yang sudah ada di masa lalu.

penggunaan indikator moving averages

MA dibagi menjadi dua yakni SMA dan EMA. Setiap bagian memiliki fungsinya masing – masing dalam melakukan analisa forex. Hasil alkulasi dari SMA dan EMA menunjukan bahwa EMA memiliki hasil yang lebih smooth. Hal ini membuat EMA biasa digunakan untuk menghitung MA dengan periode yang lebih singkat yakni di bawah 50 hari. SMA biasa untuk menghitung MA dengan periode lebih panjang yakni di atas 50 hari. Garis SMA dan EMA jika diperhatikan juga sangat berbeda, memudahkan orang untuk mengenali garis tersebut.

Lalu apa fungsi dari MA? Fungsi MA dalam analisa forex dibagi menjadi tiga fungsi utama dimana setiap fungsi memberikan peran yang saling berhubungan satu sama lain. Fungsi pertama adalah sebagai penanda terjadinya uptrend serta downtrend. Uptrend merupakan keadaan dimana harga bergerak di atas dari garis MA. Begitu pula sebaliknya keadaan downtrend akan menunjukan garis yang berada di bawah MA.

Fungsi kedua MA adalah menentukan keputusan dalam penentuan harga ketika terjadi uptrend dan juga downtrend. Hal ini menunjukan bahwa fungsi pertama sangat berhubungan dengan fungsi ke dua. Dengan adanya fungsi ke dua ini maka pergerakan harga yang ada dari waktu ke waktu menjadi lebih mudah diketahui. Setelah mengetahui keadaan sedang uptrend atau downtrend dan telah menemukan keputusan mengenai harga maka fungsi ke tiga MA adalah memberikans sinyal jual dan beli.

trading dengan moving average

Sinyal jual dan beli ini sangat penting untuk analisa forex. Untuk bisa menentukan sinyal jual atau beli ini MA memanfaatkan fast MA dan Slow MA. Garis yang ditunjukan dua hal tersebut bisa menunjukan sinyal jual dan beli. Ketika Fast MA memotong Slow MA yang dimulai dari bagian bawah menuju atas maka itu menandakan sinyal untuk beli. Sedangkan untuk kebalikannya yakni Fast MA memotong Slow MA dari bagian atas ke bawah maka akan menunjukan sinyal beli. Itulah tiga fungsi utama dari MA untuk menganalisa forex.

Bagaimana cara menggunakan Moving Average? Cara menggunakannya cukup mudah. Langkah pertama adalah dengan membuka grafik lalu memasang mata uang serta timeframe terfavorit. Langkah yang ke dua adalah memilih menu sisipkan – indikator – tren – MA – periode waktu – jenis MA – pilih harga dan akan muncul tulisan Ok. Setelah itu akan muncul sebuah grafik untuk menambahkan garis MA baru. Langkah yang ke tiga adalah memilih warna untuk garis MA. Melakukan analisa forex membutuhkan dua garis MA atau lebih dengan warna yang cukup kontras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *