Sembako dari Kemensos

Mengintip Program Sembako dari Kemensos untuk Masyarakat di Masa Pandemi

Info Terkini

Berlangsungnya pandemi virus Corona yang cukup lama di Indonesia memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Kondisi ekonomi yang semakin lemah menyebabkan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup, terutama masalah makanan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan bantuan dengan meluncurkan program sembako untuk masyarakat. Program dari Kemensos ini sebelumnya diberi nama BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan baru berubah di awal tahun 2020. Berikut ulasan mengenai program dari Kemensos tersebut.

Mengintip Bantuan Pangan Non Tunai dari Kemensos di Masa Pandemi

Pemerintah sudah menyiapkan dana sekitar Rp 10 triliun, dengan rincian Kemensos mendapatkan anggaran sekitar Rp 4,56 triliun untuk program bantuan pangan ini. Adapun penyaluran program ini setidaknya bisa mencapai target untuk 15,2 juta KPM. Tak hanya itu, pemerintah juga menambahkan jangkauan program ini untuk 4,8 juta keluarga. Rinciannya, penerima bantuan ini akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu per bulan.

Program Sembako Di Masa Pandemi

Adapun harapan dari adanya program ini, yaitu agar masyarakat bisa bertahan hidup di tengah pandemi Corona. Hal ini dikarenakan pemerintah memperkirakan jika dampak dari adanya pandemi ini sangat serius, sehingga dikhawatirkan bisa memberikan dampak pada ekonomi Indonesia yang semakin melemah. Dengan demikian, diharapkan bisa mengurangi beban pengeluaran KPM dalam hal pangan.

Selain itu, pemerintah juga menginginkan agar program ini bisa membuat sebagian kebutuhan masyarakat miskin terpenuhi. Adapun penambahan jenis bahan makanan dalam program ini diharapkan bisa meningkatkan nilai gizi masyarakat , sehingga kebutuhan nutrisi selama pandemi bisa tercukupi. Adapun penyaluran program ini melalui mekanisme uang elektronik dengan alat pembayaran berupa kartu keluarga sejahtera.

Namun perlu diketahui jika penggunaan dana ini hanya digunakan untuk membeli bahan pangan yang telah ditetapkan dalam program tersebut, serta tidak dapat diambil secara tunai. Jika sebelumnya bahan pangan yang bisa dibeli adalah beras dan telur, maka di program sembako ini Kemensos menambahkan dengan bahan pangan yang mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati serta vitamin mineral.

Tujuan dan Manfaat Program Kemensos di Masa Pandemi

Diluncurkan program Kemensos ini memiliki beberapa tujuan diantaranya untuk mengurangi beban pengeluaran KPM lewat pemenuhan sebagian kebutuhan pangan. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM. Adapun tujuan ketiga yakni untuk meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, harga, jumlah, kualitas, administrasi dan memberikan pilihan dan kendali kepada KPM untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Program Sembako Di Masa Pandemi sembako

Sedangkan manfaat dari program ini diantaranya untuk meningkatkan ketahanan pangan pada tingkat KPM serta sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Kemensos luncurkan program ini juga agar memberikan manfaat dengan meningkatnya efisiensi penyaluran bantuan sosial. Sehingga kendala masyarakat dalam hal kebutuhan pangan bisa sedikit terselesaikan.

Manfaat program Kemensos yang ketiga yaitu untuk meningkatkan akses masyarakat kepada pelayanan keuangan dan perbankan, serta meningkatnya transaksi nontunai dalam agenda GNTT. Adapun manfaat yang terakhir yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya usaha mikro dan kecil dalam bidang perdagangan. Kenaikan bantuan akan diperpanjang sesuai keputusan pemerintah, jika masih diperlukan untuk menjaga konsumsi.

Itulah beberapa hal seputar bantuan Kemensos yang diluncurkan untuk membantu masyarakat di masa pandemi. Menteri Sosial Republik Indonesia menghimbau agar program Kemensos ini dapat segera dicairkan dan dibelanjakan oleh masyarakat KPM, sehingga bisa menggerakkan ekonomi yang mulai terganggu. Namun, saat pengambilan bantuan ini harus memenuhi protokol Covid, seperti dilarang berkerumunan dan harus menggunakan masker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *