Demo Ojek Online

Memasuki Era New Normal, Berikut Tips Aman Menggunakan Jasa Ojek Online

Info Teknologi

Meskipun telah memasuki masa transisi atau new normal, tak menutup kemungkinan masih ada kekhawatiran yang dirasakan oleh masyarakat terkait risiko penularan Covid-19, termasuk dalam menggunakan layanan ojol. Bukan tanpa alasan, karena penyedia jasa tentunya banyak melakukan interaksi dengan berbagai orang. Agar tetap aman, berikut tips menggunakan layanan ojek online yang bisa anda terapkan.

Tips Aman Menggunakan Layanan Ojol

1. Menggunakan Helm Pribadi

Meski telah masuk ke tatanan baru, ada baiknya anda agar tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam hal menggunakan layanan ojol. Ketika anda memutuskan untuk menggunakan jasa tersebut untuk bepergian, sangat disarankan untuk membawa dan memakai helm pribadi. Dengan menerapkan cara ini, kebersihan serta proteksi untuk diri sendiri lebih terjaga.

Jasa Ojek Online

Menggunakan helm yang telah disediakan dirasa kurang aman, karena pastinya anda tidak tahu siapa yang menggunakan pelindung kepala tersebut sebelumnya. Oleh karena itu, akan lebih baik dan aman jika menggunakan helm milik sendiri. Ketika anda selesai mengenakan pelindung kepala, sebaiknya melakukan penyemprotan pada bagian luar dan dalamnya dengan menggunakan desinfektan, kemudian tunggu 5 menit dan lap dengan tisu kering.

2. Jangan Lupa Memakai Masker

Tidak hanya menyiapkan helm sendiri, ketika anda menggunakan layanan ojol jangan lupakan pula untuk selalu menggunakan protokol kesehatan, salah satunya memakai masker. Pastikan bahwa anda menggunakan masker dengan benar, dimana bagian mulut dan hidung terlindungi dengan sempurna. Resiko penularan virus corona di jalan mungkin bisa terjadi, maka agar terhindar anda diharuskan menggunakan masker saat pergi kemanapun.

Karena ketika berkendara, tak sedikit pula orang yang menggunakan masker tidak sesuai ketentuan, misalnya saja tidak menutup bagian hidung dengan sempurna. Hal tersebut memungkinkan banyak droplets mengandung virus yang bertebaran di jalan. Oleh karena itu, supaya anda terlindungi dari paparan yang mungkin dibawakan orang disekitar, ada baiknya untuk selalu memakai masker.

3. Menggunakan Sarung Tangan

Selain masker, ada pula perlengkapan yang sebaiknya digunakan ketika hendak menggunakan layanan ojek online di masa pandemi, yaitu sarung tangan. Dengan memakai barang tersebut, akan melindungi anda saat bersentuhan langsung dengan orang maupun benda lain. Sehingga, resiko paparan virus yang mungkin terjadi akan sedikit berkurang.

Menggunakan Jasa Ojek Online

Disamping itu, ketika anda menggunakan jasa ojol ataupun berkegiatan di luar rumah, sangat disarankan untuk mengenaikan pakaian berlengan panjang. Hal ini dimaksudkan, agar paparan virus yang mungkin bertebaran di sekitar lingkungan tidak langsung menempel pada anggota tubuh. Sehingga, badan akan benar terlindung dari resiko penularan yang mungkin bisa terjadi.

4. Cuci Tangan Atau Membersihkan Diri Setelah Sampai Tujuan

Hal yang dianjurkan ketika anda sampai tujuan dengan menggunakan jasa ojol adalah , langsung lakukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Selain itu, anda juga bisa langsung mengaplikasikan hand sanitizer pada kedua tangan. Jika membawa baju ganti, maka akan lebih baik lagi jika anda mengganti pakaian sebelumnya dengan baju yang masih bersih.

Jika tujuan anda menggunakan layanan ojol adalah untuk pulang, maka sebaiknya anda langsung membersihkan diri sesampainya di rumah. Segeralah cuci tangan, akan lebih baik jika langsung mandi dan mengganti pakaian yang bersih. Selain itu, langsung cuci pakaian yang habis dipakai untuk bepergian, dianjurkan untuk tidak meletakkan pakaian kotor tersebut di sembarang tempat.

Sebelum melakukan tugas kerjanya, sebagian besar penyedia layanan ojol tentunya telah melakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan. Akan tetapi, bagi pengguna jasa seharusnya juga membentengi diri, dengan cara menerapkan protokol kesehatan. Beberapa tips aman tersebut bisa diterapkan ketika memutuskan untuk menggunakan layanan ojol, di tengah serangan pandemi Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *