Kemudahan Open Banking

Manfaat dan Kemudahan Open Banking untuk Transaksi di Era Digital

Info Teknologi

BRI yang merupakan bank nomor satu di Indonesia terus menerus memberikan inovasi kepada nasabahnya. Hal ini ditujukan agar nasabah lebih mudah dan efisien dalam bertransaksi. Didukung dengan kemajuan digital yang pesat dan inovasi yang tepat, anda tidak perlu lagi repot mengantre untuk melakukan suatu transaksi.

Cara seperti itu sudah ketinggalan zaman. Semua transaksi bisa dilakukan dengan cepat, salah satu inovasi BRI adalah memberlakukan sistem open banking. Sistem ini diberi nama BRIAPI yaitu sistem yang bisa memberi akses data dan informasi keuangan nasabah lewat Application Programming Interface (API) kepada pihak ketiga. Pihak ketiga di sini adalah pelaku bisnis yang telah memiliki izin dari nasabah. Karena sudah memiliki izin, konsumen Anda dapat melakukan transaksi dengan mudah dan nyaman menggunakan aplikasi Anda.

Faktanya, sebelum dirilis sistem ini sudah melewati berbagai tahap revisi sehingga manfaat dan keefisiensiannya sudah dipikirkan matang-matang. Anda tidak perlu khawatir karena meski melibatkan pihak ketiga, prioritas BRI untuk menjaga data nasabahnya tetap nomor satu. Sehingga anda tidak usah khawatir data pribadi anda akan bocor. Kesungguhan BRI dibuktikan dengan sertifikat ISO 27001, yaitu sertifikat yang menunjukkan bahwa BRI sudah memenuhi standar dalam hal privasi dan keamanan data. Berikut adalah tahap-tahap yang harus dimiliki sebuah perusahaan untuk mendapatkan sertifikat ISO 27001.

Kemudahan Open Banking

1. Kejelasan Alur Oprasional (Clarity)

Komitmen untuk melakukan transaksi secara transparan sehingga alur bisa terlihat jelas. Sehingga anda tidak perlu khawatir akan adanya transaksi yang terselubung atau abu-abu.

2. Pengajuan Integrasi Cepat (Agility)

Antara pihak ketiga dan BRI memiliki layanan yang cepat sehingga transkasi bisa lebih efisien. Hal ini sangat berguna untuk menghemat waktu.

3. Data Aman (Safety)

Penjaminan keamanan data nasabah agar tidak bocor ke pihak ketiga. Nasabah tidak perlu khawatir pihak ketiga bisa mengakses data pribadi seperti nomor HP, alamat, dan lain-lain.

4. Patuh Pada Peraturan yang Berlaku (Compliance)

Tidak terjadi pelanggaran hukum dalam bentuk apapun karena BRI patuh dan tunduk pada hukum yang berlaku. Sehingga anda tidak perlu khawatir akan melanggar hukum yang berlaku jika mengikuti layanan ini.

5. Manajemen Antisipasi Resiko (Risk Management)

Memiliki manajemen resiko sehingga ada gambaran apa saja resiko yang bisa terjadi di masa mendatang dan bagaimana cara mengantisipasinya. Hal ini penting dilakukan agar resiko bisa diminimalisir sekecil mungkin.

Kemudahan Open Banking ini

6. Menjaga Nama Baik (Reputation)

BRI selalu berusaha menjaga nama baik. Salah satunya adalah dengan meminimalisir fraud dan penipuan yang menggunakan nama BRI. Langkah penting ini dilakukan karena nama BRI yang besar jika disalahgunakan bisa memakan banyak korban.

Open banking juga bisa digunakan untuk mengelola keuangan perusahaan. Jika tertarik, anda bisa mengintegrasikan perusahaan anda dengan BRIAPI sehingga mengelola keuangan perusahaan akan lebih mudah, seperti CSM perbankan. CSM merupakan layanan yang disediakan bank untuk membantu nasabah yang memiliki perusahaan dalam mengelola keuangan secara cepat, akurat, serta aman. Adapun layanan yang diberikan CSM adalah mengecek saldo, melihat neraca keungan yang di dalamnya termasuk transaksi, kas, piutang, dan transfer dari perusahaan anda ke perusahaan lain. Layanan ini mempermudah anda untuk bisa melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun. Sehingga anda tidak perlu repot pergi ke kantor cabang bank atau ATM hanya untuk mengecek arus keuangan perusahaan. Semuanya bisa anda lakukan dengan memanfaatkan layanan CMS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *